4 Tahapan Penting Persiapan Ternak Lele Terpal

867 views
example banner

Lele merupakan jenis ikan air tawar yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Ikan ini terkenal karena rasanya lezat dan sangat mudah dijumpai pada warung kuliner. Hal ini disebabkan karena ikan lele banyak yang membudidayakannya, sehingga hampir semua orang paham beberapa hal yang penting untuk persiapan ternak lele terpal.

Ternak lele terpal merupakan kegiatan yang dilakukan pada kolam namun berbeda dengan biasanya karena perawatannya bisa digolongkan lebih murah. Banyak orang yang memiliki bisnis pada budidaya lele terpal. Jika anda tertarik dengan mengembangkan kegiatan ini, berikut adalah beberapa persiapan untuk ternak lele terpal.

 

 

Tahapan Penting untuk Memulai Ternak Lele Terpal

 

Ada tahapan-tahapan yang terbilang penting saat akan memulai ternak lele di kolam terpal. Apalagi bagi anda yang masih pemula dan ingin praktek ternak lele.

Adapun tahapan-tahapan penting tersebut akan saya bagikan di bawah ini.

 

1. Persiapkan Kolam Terpal

 

persiapan ternak lele terpal

 

Air pada kolam terpal harus disiapkan dengan baik karena akan mempengaruhi kualitas hidup lele. Sumber air untuk kolam bisa dihasilkan darimana saja, namun air tersebut jangan terlalu mengandung kadar besi karena bisa mempengaruhi kenyamanan ikan lele. Air pada kolam terpal yang memiliki banyak kadar besi bisa menimbulkan kematian pada ikan lele dengan cepat.

Hal yang harus diperhatikan sebelum mengisi air adalah dengan mencuci terpal secara menyeluruh. Cuci terpal dengan sabun untuk menghilangkan bau bahan kimia. Tahap selanjutnya bilas dengan air bersih dan biarkan hingga kering selama satu malam. Tahap selanjtnya adalah anda bisa mengisinya dengan air dan diamkan sepuluh hari untuk menumbuhkan fitoplankton.

 

Baca Juga:

 

2. Memilih Bibit Unggul

 

Kualitas bibit lele merupakan faktor penting yang mampu mempengaruhi hasil panen. Pilih benih lele berdasarkan kebutuhan pasar. Jenis lele yang banyak diminati di Indonesia antara lain adalah dumbo, sangkuriang, phyton, ataupun spesies lokal lainnya.

Ada beberapa ciri lele baik serta sehat yang bisa dibudidayakan di kolam terpal diantaranya adalah gerakannya lincah, tidak terdapat luka pada badannya, tidak mempunyai kecacatan, gaya renangnya normal, dan berasal dari induk yang sehat. Persiapan ternak lele terpal juga harus memperhatikan arus airnya karena dapat mempengaruhi cara bergerak lele di kolam.

 

3. Menyebarkan Benih Lele

 

Menyebarkan benih lele ke kolam mempunyai cara khusus dan tidak asal-asalan. Hal ini disebabkan karena lele merupakan ikan yang mudah stress di tempat baru serta sulit beradaptasi. Jika lele stress maka akan mudah mati sehingga anda bisa gagal panen. Anda harus melalui tahap perendaman lele sebelum menyebarkan benihnya di kolam terpal.

Cara perendamannya juga memiliki beberapa tahapan, yang pertama dengan menyiapkan bak ataupun wadah, setelah itu masukan air kedalamnya. Tahap selanjtutnya masukan lele kedalam wadah dan diamkan selama 30 menit. Penyebaran benih bisa anda lakukan pada pagi hari atau malam hari ketika kondisi air sedang stabil.

 

4. Mengatur Kualitas Air pada Kolam Terpal

 

Seiring dengan berjalannya waktu, air kolam akan mengalami penyusutan karena proses penguapan. Hal ini membuat anda harus mengisi air kolam kembali dengan mengisinya hingga kedalaman 40 cm. Warna kolam air akan berwaran hijau untuk lele yang sehat. Jangan biarkan air kolam menjadi dangkal pada siang hari karena suhunya akan membuat ikan lele mati.

Persiapan ternak lele terpal harus memperhatikan kondisi air pada kolamnya. Segera tambahkan air jika sudah menyusut pada siang hari untuk mengurangi suhu panas

Hal yang penting lainnya juga tambahkan eceng gondok, kangkung, serta talas yang berfungsi menyerap racun pada air kolam terpal. Lele akan semakin nyaman jika banyak tanaman di kolam terpalnya.

Budidaya Ikan Lele

Posting Terkait

Tinggalkan pesan