Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok

1069 views
example banner

Cara budidaya ikan lele tentunya beragam, salah satunya dengan menggunakan kolam sebagai tempat ternaknya. Budidaya lele di kolam memiliki banyak kelebihan diantaranya karena bahannya yang sangat awet sehingga tidak perlu menggantinya secara berkala, ikan lele akan lebih aman, dan perawatannya murah. Berikut adalah cara budidaya ikan lele di kolam tembok untuk pemula.

 

Tiga Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok

 

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok

 

Untuk Anda yang masih pemula dan ingin membudidayakan lele di kolam tembok, kini ada tutorial untuk budidaya ikan lele untuk pemula.

 

Siapkan Kolam untuk Bibit Ikan Lele

 

Kolam tembok mungkin akan sedikit lebih ribet daripada menggunakan terpal. Proses pembuatan kolam yang rumit serta harus mempertimbangkan lokasinya membuat banyak peternak lele merasa malas, namun ternak lele di kolam memiliki biaya yang lebih murah dibanding tempat lainnya. Pastikan mematok lokasi kolam dengan baik, cirinya adalah luasnya harus seimbang.

 

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, pertama ukuran kolam. Pastikan ukurnanya berukuran 1x2x0,75 meter untuk menampung seratus ekor ikan lele siap panen. Jika anda memiliki lahan yang cukup besar, anda bisa membuat beberapa kolam ikan, namun jika untuk sekedar hobi, anda cukup membuat satu kolam karena untuk menghindari kerugian panen ikan lele.

 

Hal yang harus di ingat juga tentang ketinggian kolamnya jangan terlalu dalam, tetapi juga jangan terlalu dangkal. Ikan lele yang kecil lebih akan lebih banyak naik ke permukaan air, sedangkan yang dewasa akan sering berenang kedalam.

 

Untuk Pembibitan Ikan lele Anda bisa membaca nya di tutorial ini

 

Masukan Benih Ikan Lele ke Kolam Tembok

 

Cara budidaya ikan lele di kolam tembok selanjutnya adalah dengan memasukan benihnya ke dalam air. Cara memasukannya tentunya tidak sembarangan, pertama kolam yang baru jadi harus didiamkan selama dua minggu hingga bau semennya hilang.

Kedua, buang air pembersihan kolam yang masih tersisa, lalu isi kembali dengan air, diamkan selama tiga hari hingga suhunya stabil.

Masukan benih ikan lele bersamaan dengan bungkus plastiknya, tapi ingat jangan langsung dilepaskan. Anda harus memastikan plastiknya tertutup rapat.

Hal ini diperlukan supaya suhu air bisa menyesuaikan secara perlahan sehingga ikan lele tidak merasa kaget serta dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Pastikan ikan lele dibungkus di plastik dengan oksigen.

Tunggu hingga tiga puluh menit untuk membiarkan benih di dalam plastiknya. Buka perlahan bungkus plastiknya dan biarkan ikan lele keluar dengan sendirinya, jangan sebarkan ikan lele dengan tangan anda karena akan membuatnya merasa pusing sehingga sulit beradaptasi.

 

Memberi Pakan Ikan Lele dengan Hati-hati

 

Ada cara khusus untuk memberi pakan ikan lele dan hal ini merupakan bagian penting dalam menghasilkan panen yang berkualitas. Banyak orang yang menganggap memberi pakan ikan lele bisa dengan apa saja, namun ada pakan yang lebih baik untuk lele yaitu bahan organik seperti kotoran ternak sapi atau kambing.

 

Cara alternative untuk mengurangi ammonia pada kotoran ternak untuk pakan lele dengan menjadikannya pelet. Hal ini dilakukan supaya kotoran tidak menumpuk dan biasanya pakan jenis pelet langsung dimakan oleh lele. Jika anda ingin tetap menggunakan kotoran ternak pastikan untuk memasukan berhari-hari kedalam air sebelum diberikan kepada lele.

 

Cara budidaya ikan lele di kolam tembok akan lebih menghasilkan banyak keuntungan jika anda merawatnya dengan baik. Jangan biarkan kolam lele menjadi bau, jika air mulai keruh anda bisa mengurasnya lalu mengisi kembali dengan lele beserta pakannya. Kualitas ikan lele akan tergantung dengan cara anda merawatnya di kolam tersebut.

 

Semoga artikel yang membahas bagaimana cara budidaya ikan lele di atas bisa membantu anda terutama yang masih pemula dalam dunia peternakan ikan lele.

Budidaya Ikan Lele

Posting Terkait

Tinggalkan pesan