Cara Beternak Ayam Potong – Ayam Broiler

1468 views
example banner

Cara Beternak Ayam Potong- Pernahkan Anda bertanya – tanya dalam benak Anda tentang jenis ayam yang Anda konsumsi sehari – hari? Itulah jenis ayam potong, atau ayam pedaging, atau nama kerennya ayam broiler.

Permintaan akan ayam jenis ini terus mengalami peningkatan. Guna memenuhi permintaan pasar tersebut, ayam jenis ini diperbanyak dengan cara diternakkan, bagaimana cara beternak ayam potong? Berikut penjelasannya.

 

Ayam Potong/ Ayam Pedaging/ Ayam Broiler

 

ternak ayam potong

 

Sesuai dengan namanya, ayam pedaging, yang berarti ayam jenis ini unggul dalam produksi dagingnya. Daging ayang potong banyak diminati oleh masyarakat luas, karena serat dagingnya yang lebih lunak, dan lebih mudah pula diolah menjadi berbagai macam jenis masakan. Anda akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut ini apabila memilih untuk beternak ayam potong:

  1. Usaha yang menjanjikan, karena permintaan masyarakat terhadap ayam jenis ini terus mengalami peningkatan, sehingga kemungkinan usaha dapat berkembang lebih besar.
  2. Panen lebih cepat dibandingkan jenis ayam kampung. Hanya dalam waktu 4 – 5 minggu, Anda sudah dapat memanen ayam potong ini
  3. Perputaran modal tidak terlalu lama. Dengan panen yang lebih cepat, otomatis untuk perputaran modalnya pun tidak membutuhkan waktu yang lama
  4. Ekonomis. Ternak ayam potong lebih ekonomis bila dibandingkan dengan ternak jenis ayam lainnya

Dalam perkembangannya, terdapat beberapa strain ayam potong yang beredar di pasaran Indonesia, dan dapat Anda ternakkan, yaitu:

  1. Lohman
  2. Ross
  3. AA Plus
  4. Cobb
  5. Hybro
  6. Hubbard

Namun demikian, jenis ayam potong lebih rentan terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu Anda harus lebih berhati – hati dalam memeliharanya. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam cara beternak ayam potong, dan simak bagaimana caranya.

 

Baca Juga Ternak Bebek Sebagai Peluang Usaha yang Menggiurkan

 

Cara Beternak Ayam Potong yang Baik dan Benar

 

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui saat Anda akan memulai bisnis berternak ayam potong. dan berikut saya jelaskan.

 

1. Pembuatan Kandang

Ada dua tipe kandang, yaitu kandang panggung dengan kandang lantai. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Berikut pertimbangan dari masing – masing kandang:

 

Kandang panggung:

  • Pembuatannya lebih memakan waktu cukup lama, menelan biaya yang lebih banyak, dan lebih rumit
  • Kotoran ayam langsung jatuh ke bawah, sehingga mempermudah dalam pembersihan kandang

 

Kandang lantai/ litter:

  • Lebih ekonomis
  • Pembuatannya lebih mudah
  • Pemeliharaan kebersihan lebih merepotkan, karena sekam yang berfungsi sebagai alas, dan menyerap bau, cairan, serta kotoran ayam harus diganti atau dijemur setiap sekali panen.

Selain itu, jarak antara kandang dengan pemukiman harus diperhatikan agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat sekitar.

Usahakan jauh dari pemukiman yang padat, namun masih dapat dengan mudah diakses serta memiliki sumber air bersih. Lalu suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara dalam kandang pun harus cukup. Suhu dalam kandang disesuaikan dengan usia ayam:

  • Usia 1 – 7 hari, 32 – 34°C
  • Usia 8 – 14 hari, 27 – 29°C
  • Usia 15 – 21 hari, 25 – 26°C
  • Usia 21 – 28 hari, 23 – 24°C
  • Usia 29 – 35 hari, 21 – 23°C

 

2. Bibit Ayam Potong

Umumnya dalam beternak ayam potong, ayam berasal dari DOC (Day Old Chicken) yang dapat Anda beli dari suplier. DOC inilah yang disebut sebagai bibit ayam potong. Pilihlah bibit ayam potong yang sehat dan tidak cacat, berbentuk bulat, pergerakannya lincah, matanya jernih, hidungnya bersih, serta anusnya bersih.

 

3. Pakan

Menjadi hal yang penting, yang menentukan berhasil atau tidaknya ternak ayam potong milik Anda. Pakan yang baik dan kualitas, akan membuat ayam potong yang Anda ternakan memiliki produktivitas berupa berat yang ideal.

Dalam cara beternak ayam potong tempat makan dan minum sebaiknya harus selalu diisi dan ditempatkan di lokasi yang terjangkau oleh semua ayam yang berada dalam kandang tersebut. Zat – zat makanan yang dibutuhkan oleh ayam potong, antara lain, karbohidrat, protein, serat kasar, lemak, vitamin, serta mineral.

 

4. Vaksin

Anda harus bersiap – siap dalam beternak ayam jenis ini, karena rentan sekali terhadap penyakit. Untuk menanggulangi hal itu, maka Anda dapat memberikannya vaksin sebagai tidakan preventif. Vaksin yang diberikan antara lain vaksin tetelo, ND lasotta, ND strain B1. Vaksin diberikan sebanyak dua kali, yaitu pertama pada ayam berusia 4 atau 5 hari dengan cara diteteskan melalui mata, dan untuk vaksin yang kedua pada usia 21 hari melalui suntikan pada bagian dada.

 

Dan demikian lah bagaimana Anda harus memulai beternak ayam potong, semoga artikel cara beternak ayam potong di atas dapat membantu anda dalam memulai usaha ternak unggas nya.

Ternakayam

Posting Terkait

Tinggalkan pesan